Sunday, August 14, 2016

Moov Now: Revolusi Gadget Olahraga yang Murah Meriah


Lari sejatinya memang sederhana, cuma modal sepatu dan keinginan. Keberadaan sportwatch merupakan aksesoris tambahan bagi penggemar lari untuk mendapatkan informasi lebih tentang peforma mereka. Saya awal awal lari juga karena dapat hadiah sportwatch dari kakak. Selama hampir dua tahun berlari, saya dengan setia ditemani oleh Sportwatch hadiah kakak ini. Sayapun sedikit banyak tahu tentang kemampuan lari saya berkat data-data yang bisa saya peroleh dari sportwatch saya. 

Belakangan ini, minat saya ternyata bertambah, saya getol berenang. Saya makin intens untuk berenang. Bahkan berhenti gym di salah satu waralaba gym ternama dan pindah ke Sport Club dekat rumah demi bisa berenang. That's how serious I take swimming this time (halah). Bermula dari berenang gaya bebas modifikasi ala Cipu hingga belajar gaya bebas yang benar (meski sekarang masih banyak salah salah juga sih). Saya sebenarnya bingung mau mengukur diri sendiri, karena saya tidak memiliki alat untuk mengukur efektifitas berenang saya. Sportwatch yang saya miliki hanya untuk lari saja. 
Introducing: Moov Now
Sudah beberapa kali saya mencari sportwatch baru dengan kemampuan maksimalis dan harga minimalis, yang sebenarnya adalah mission impossible karena sampe sekarang emang gak dapat-dapat. Harga sportwatch yang memberikan hasil bagus untuk lari, renang dan sepeda sudah pasti di atas 3 jutaan, bahkan bisa mencapai 7 jutaan (Definitely that's way beyond my budget). Bahkan untuk membeli yang bekas pun menurut kocek saya masih kemahalan. Jadilah saya berenang tanpa punya gambaran jelas tentang kemampuan saya. 

Bermula dari sebuah link youtube yang dishare teman-teman Cibubur Triathlon di grup Whatsapp kami. Saya mulai tertarik dengan fitur alat yang disebut Moov Now ini. Sepertinya menarik, karena alat ini berupa sport tracker yang bisa memonitor kegiatan olahraga, mulai dari lari, renang, sepeda, bahkan memonitor aktivitas bergerak kita sehari-hari. Saat lihat video nya, saya sudah haqqul yakin kalau harganya pasti mahal. Iseng-iseng saya buka websitenya, harganya ternyata USD 59.99. What? Barang ini masuk budget dan cocok dengan kebutuhan saya saat ini. Dan kalau beli dua ternyata harganya menjadi USD 99.99 (minus ongkos kirim dari Amerika loh yah). Saya langsung pesan dua Moov Now hari itu juga, yang langsung di tag satu oleh Pak Henri (teman di Cibubur Triathlon). Setelah pesan baru saya sadar bahwa saya belum mengecek review tentang alat ini. Syukurlah saat saya buka reviewnya di Wareable dan Trusted Reviews, ternyata reviewnya sangat bagus (highly recommended). 
Sekilas tentang Moov Now

Ternyata pengiriman Moov Now ke Indonesia tidak semulus yang saya bayangkan. Moov Now nya baru tiba di kantor saya setelah 1 bulan 3 minggu sejak diorder (keluh kesah pengiriman dari luar negeri akan ditulis terpisah di blog ini). Sehari setelah Moov di tangan, saya langsung menggunakan tracker ini untuk aquathlon (renang dan lari). Penggunaannya pun cukup mudah, cukup nyalakan bluetooth hape dan koneksikan moov dengan aplikasi Moov di hape (bisa apple maupun android). Saat berenang, Moov dipasang di pergelangan tangan. Segera setelah bluetooth terkoneksi, hape bisa diletakkan di tas/pinggir kolam dan pengguna Moov dapat mulai berenang. Untuk percobaan pertama saya melakukan renang gaya bebas interval 15 x 50 meter dengan jeda 10-15 detik di setiap lap. Begitu selesai berenang, tinggal tekan tanda selesai pada hape dan hape akan mengupload data dan memroses data. Kira kira hasilnya seperti ini. 
Tab highlights berisi data stroke dan lap tercepat 

Detail per lap 

Data data tambahan lain 
Ini buat keperluan sosmed - Renang ala ala Nike Plus 
Setelah berenang, saya lanjut lari dengan target 5 atau 6K. Di dalam Moov sendiri ternyata ada beberapa menu antara lain: efisiensi lari, peningkatan pace dan endurance, jalan sehat, sprint intervals dan lari biasa/open training. Saya memilih lari biasa dulu untuk mengetahui baseline lari saya. Saat akan lari, Moov dipindahkan ke pergelangan kaki untuk dapat menghitung langkah. Saya mulai berlari setelah Moov terkoneksi dengan hape. Tak lupa saya menyambungkan earphone ke hape untuk mendengarkan aba-aba. Ternyata untuk pilihan lari santai/open training, Moov tidak banyak memberikan aba-aba selain pembacaan waktu dan pace di setiap km. Saya berhasil menyelesaikan 6 km dengan catatan sebagai berikut. 
Data first trial running: Cadence (kaki), Ayunan (tangan) dan Impact 

Data lari per km 

Bisa nampilin ginian juga 
Dari hasil lari saya, saya jadi belajar bahwa style lari saya yang hill strike (mendarat menggunakan tumit) ternyata kurang efektif dan bahkan dapat berujung pada cedera. Yang menarik dari analisa hasil lari saya adalah pengukuran impact. Impact diukur dari besarnya tekanan yang diterima oleh persendian saat berlari. Range impact yang normal adalah antara 1-12 g (g kemungkinan adalah gravitasi, nanti di cek lagi yah). Sedangkan style lari saya ternyata memiliki impact 18 g yang berarti saya berisiko mengalami cedera jangka panjang jika saya berlari dengan style yang sama saat lari jarak jauh. 

Bertekad untuk memperbaiki style lari, beberapa hari kemudian, saya mencoba lari lagi namun kali ini saya mengambil menu efisiensi lari. Dalam latihan ini, selama lari, pengguna Moov akan mendengarkan aba-aba dan masukan oleh pelatih virtual Moov. Yang menjadi ukuran dasar menu lari ini adalah cadence atau jumlah langkah kaki permenit. Saya memulai cadence interval dengan memilih level 3 (cadence 164 langkah/menit selama 3 kali 3 menit), lalu level 6 (cadence 170 langkah/menit selama 3 x 4:30 menit) dan terakhir level 9 (cadence 176 langkah/menit selama 4 x 6 menit). Selama berlari, ada saja kesalahan yang saya lakukan. Dan pelatih virtual Moov saya mulai memberikan masukan, seperti: 

"Tegakkan badan, jangan bungkuk"

"Jangan Overstride" (kaki yang lurus saat mendarat, lutut terkunci, sehingga beban badan terdistribusi langsung ke bagian bawah tubuh) 

"Bagian badan atas dirilekskan" 

"Ayunan tangan dimaksimalkan" 

"Ayunan tangan diarahkan ke depan, jangan menyilang ke badan" 

(Catatan: komando komando di atas diucapkan dalam bahasa Inggris, beberapa istilah olahraga harus saya cari definisinya terlebih dahulu sebelum menerjemahkan seperti yang tertulis di atas. 

Dan banyak perintah perintah lain. Mungkin karena masih segar sayanya senang senang saja dikritik si Mbak Moov ini. Kebayang kalau tiap hari dengar kritiknya hahahaha. Intinya, lumayan capek juga setelah menyelesaikan 3 cadence interval menggunakan Moov Now. 
Impact untuk Interval 1: Hijau di 11.9 g 

Impact Interval 2: Merah di 12.3 g

Impact Interval 3: Merah di 12.8 g  


Ternyata, dengan sekali latihan, saya bisa menurunkan impact saya yang semula di angka 18 menjadi 12 an. Meski masih sedikit di luar range normal, latihan tadi baru saja memberi banyak pelajaran tentang pencegahan cedera dengan efisiensi style lari. Tentunya masih akan terus ada latihan-latihan intens selanjutnya, soalnya saya baru saja habis daftar Marathon yang akan diselenggarakan beberapa bulan lagi. 

Meski saya belum menggunakan Moov Now untuk sepedaan atau pun aktivitas lainnya, saya sangat merekomendasikan sport tracker yang satu ini. Tidak saja karena harganya murah, akan tetapi informasi yang bisa didapat dari analisa Moov ini ternyata sangat bermanfaat untuk meningkatkan performa, dan meminimalisir cedera. 

Selain kelebihan di atas, ada beberapa kelemahan Moov Now menurut saya: 
  • Kesulitan untuk memasang strap Moov Now saat saat pertama (ini mungkin karena sayanya yang belum terbiasa)
  • Moov Now tidak mencatat detak jantung (heart monitor) 
  • Moov Now belum kompatibel dengan aplikasi aplikasi macam Nike, Endomondo, Strava dll. 

So, Let's Move with MOOV   

(PS. Postingan ini bukan postingan berbayar atau disponsori oleh Moov, ini adalah endorsement tulus dari pengguna Moov Now yang sangat terbantu dengan sport tracker ini).  

Berikut beberapa kesaksian tentang Moov Now:


"the Moov Now is an incredible device. One that the likes of Apple, Google, Fitbit among others should turn to for pointers on how to deliver a truly innovative fitness tracker" - Trusted Reviews  
"Moov does a better job at promoting and tracking your progress in your training than other wearables. Whether you're doing your first 10k or going for a sub-3 hour marathon, it's that attention on your personal achievement rather than spitting out data that stands it apart" - Wareable 
"Moov recommended banget dengan harga segitu, bagus feedbacknya buat menghindari cedera" - Gregorius Henry (Cibubur Triathlon Member) 
"itu apaan mas Cip?" - Winne (warga kantor yang berniat jadi pelari)  
"Moov kayak jam mainan yah" - Istri Saya 

24 comments:

Ratusya said...

Saya baca judulnya jadi penasaran, mana kata2 mencr*t nya?
Hahahahaha.
Keren juga ya gadget olahraga gini. Hmmm kalo saya sekarang baru donlot aplikasi baby tracker. Brp x nyusu, brp x ganti popok, brp x mompa. Hahahha
*eh ga nanya ya? :D

Cipu Suaib said...

Insya Allah aplikasi baby tracker akan kami gunakan juga segera mbak, doain lancar yah mbak Ratu

AuL Howler said...

Mahal amaaat
Setengah jut

Aku... aku lari larian ala bocah aja deh ggak sanggup pake ituh

luke! said...

Mantap kakak! :)

Cipu Suaib said...

Untuk analisa hasil yang dikeluarkan itu sudah murah Aul... hehehe. Tapi emang ga wajib sih punya ginian, yang penting niat dulu kalau mau olahraga

Cipu Suaib said...

Terima kasih kakak

Vari The Traveling Cow said...

Ya ampun..bacanya aja gw lelah serasa ikutan olah raga...wakakak.. semangat kakaaa...

CatatanRia said...

cie makin rajin lari euy, enggak gemuk lagi donk sekarang

Cipu Suaib said...

Terima kasih Mbak Vari, semangat olahragaaa

Cipu Suaib said...

Apaan? Cubby mah sdh di DNA, jadi susah kurusnya. Lagian gw kan olahraga buat bisa makan banyak hahahah

Adie Riyanto said...

Mahal banget mas alatnya. Aku cukup pakai aplikasi nike+ di Iphone aja hehehe. Cuma bisa lari aja, gak bisa renang soalnya ;)

Cipu Suaib said...

Iyah saya juga sering pake aplikasi iphone mas, cuma kadang akurasinya kurang baik. Saya pernah di klaim lari 5 km dalam waktu 19 menit, itu kan impossible banget, orang aku larinya pace 6 hahahahah

Mila Said said...

Gw pengen punya Garmin..... kalo lo lagi cari ide buat kado ultah gw ya, tinggal berapa hari lg loh :p

Cipu Suaib said...

Hahaha ntar lu minta Garminnya sama Nico.... gua bantu doa semoga Nico mengabulkan permintaan lu Mil hahaha

fanny fristhika nila said...

ihhhhh bacanya jd pgn punya jugaaa... ^o^..aku biasanya jogging doang sih... itu juga sbnrnya blm rutin, tp moga2kan dgn punya alat ini jd termotivasi rutin olahraga ;D..

Tpi kalo pengiriman dr luar sana memang yaaa lama bener -__-. aku aja kmrn beli jaket winter anak, krn ada promo free onkir dr amrik, lgs tergoda... tapi nyampenya 2 bulan ..haissshhh ampe udh ikhlas brgnya hilang di jalan :p.. trnyta sampe juga sih

AuL Howler said...

Iya
Yang penting niatnya hihihihi








Well, sampe sekarang aku belum berhasil lari kakkkk :'(

Johan Seta Nugraha said...

kalo lari, harus sekalian bawa hapenya aja ya mas? no GPS ya?
atau kalau ga bawa hape, bisa ga ngitung langkah kaki aja?

beneran tertarik nih ama device ini :D

dunia kecil indi said...

Wah, bermanfaat banget ya. Selain buat ngukur jadi bisa tahu gerakan yang benar juga :O Aku sih belum pakai app/alat ukur apa-apa, soalnya paling exercise ringan aja di rumah, hehehe :)

luke! said...

Kakak.....Moov ini masih 'satu product family'gak sih sama peralatan bayi-ibu menyusui? hahaha....random ya! Tapi beneran, kemarin liat peralatan bayi dan ibu menyusui yang merek nya Moov.
BTW, jkt marathon?

luke! said...

Lamanya nda update blog-nya. Sibuk sekali ki kah? :)

Ferfau said...

Eh kita belum jadi lari dan berenang bareng, bang Cipu... Kapan ih? hahaha

Produsen Mesin Oven said...

ih keren banget, selama ini masih pake aplikasi playstore

sabang said...

shuang: numpang tanya ketika terima barang kena bea cukai berapa?

Cipu Suaib said...

Dear mas Sabang/Shuang, kemarin barang yang saya beli harganya 110 dollar, bea yang saya bayar sekitar 160 ribu rupiah. Oh iya, petunjuk hitung-hitungan nya bisa dilihat di http://bctemas.beacukai.go.id/yuk-belajar-menghitung-bea-masuk-bm-dan-pajak-dalam-rangka-impor-pdri/

Our Team

Video of the Day

Contact us

Name

Email *

Message *